Allah SWT berfirman, “Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, lalu dia berkata: “Ya Tuhanku, mengapa tidak Engkau tidak menangguhkan (kematian) ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang orang yang saleh?” (QS. Al Munafiqun [63]: 10)
Mau beramal saleh, pastinya jangan ditunda-tunda. Nah, mumpung kita masih di kasih kehidupan oleh Allah SWT sebagai satu kesempatan untuk menikmati hidup di dunia ini. Mumpung kita masih diberi rezeki oleh Allah SWT.
Mari kita berlomba-lomba untuk beramal saleh, sebelum ajal menjemput kita. “Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak- anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya disisi Allah pahala yang besar”. (QS. Al Anfaal [8]: 28)
Jangan biarkan harta menyilaukan kita, lebih-lebih memperbudak kita. Harta yang kita miliki di dunia ini hanya sementara bisa kita nikmati, tetapi tidak bisa dibawa mati. Hanya harta-harta yang dibelanjakan di jalan Allah SWT yang dapat menjadi pahala di akhirat kelak.
Firman Allah SWT dalam surat Ali Imran ayat 92: “Kamu tidak akan memperoleh kebaikan (yang sempurna) sehingga kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya”.
Al Quran menjelaskan, kepada siapa saja kita menafkahkan harta yang kita miliki sesuai dengan urutan prioritasnya; “Mereka akan bertanya kepadamu tentang apa yang akan mereka nafkahkan. Katakanlah, Apa saja harta yang kamu nafkahkan, maka adalah untuk ibu bapak, keluarga yang dekat, anak anak yatim, orang orang miskin, ibnu sabil. Dan apa saja kebajikan yang kamu perbuat maka sesungguhnya Allah Maha mengetahuinya”.
Fungsi dari zakat dan shadaqah adalah untuk mensucikan harta yang kita miliki, karena saat mendapatkan, harta tersebut mungkin ada cara-cara yang tidak halal, baik yang kita ketahui maupun tidak.
Sehingga harta-harta tersebut perlu disucikan, “Ambillah sebahagian dari harta mereka sebagai sedekah untuk membersihkan dan mensucikan mereka dengannya. Dan doakanlah mereka karena sesungguhnya doamu itu menjadi ketentraman bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”. (QS.Attaubah : 103)
Jangan beranggapan bahwa dengan bershadaqah kita akan jatuh miskin. Justru dengan menafkahkan harta kita dijalan Allah, maka Allah SWT akan menurunkan barokah dan rahmat-Nya kepada harta dan diri kita.
Seperti dalam Al Quran surat Al Mujaadilah ayat 13, Allah menantang kita untuk bershadaqah. “Apakah kamu takut akan (miskin) karena kamu memberikan sedekah sebelum mengadakan pembicaraan dengan Rasul? Maka jika kamu tidak memperbuatnya dan Allah telah memberi taubat kepada kamu, maka dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatlah kepada Allah dan rasul-Nya. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”.
Dan janji Allah SWT kepada orang orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, terdapat dalam surat Al Baqarah ayat 261: “Perumpamaan orang orang yang menafkahkan hartanya pada jalan Allah, adalah seumpama sebuah biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada tiap tiap tangkai itu berisi seratus biji. Dan Allah melipatgandakan bagi siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui”.
Sumber: PKPU Online, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment